Sektor Ekonomi Nigeria Dari Pertanian Ke Tambang

Sektor Ekonomi Nigeria Dari Pertanian Ke Tambang – Kawasan Afrika Barat mengcakup banyak Negara besar termasuk Republik Federasi Nigeria yang memiliki perbatasan langsung dengan tiga Negara yaitu Benin, Chan dan Kamerun dan berbatasan langsung dengan teluk Guinea. Negara yang pada tahun 2014 lalu mendapatkan serangan Bom yang pelakunya kelompok militan ini menghadapi kehidupan yang sulit khususnya dalam bidang keamannan, ekonomi dan politik sejak peristiwa tersebut. Dari laman berita online dan sumber majalah cetak banyak masyarakat Dunia yang bisa melihat perkembangan Kehidupan Ekonomi dan sosial yang terjadi di salah satu Negara eawan konflik ini sehingga bisa memutuskan bantuan apa yang bisa dikirim atau yang bisa dilakukan untuk membantu kesulitan yang dialami oleh Negara Nigeria.

Kehidupan Ekonomi di Nigeria tidak jauh berbeda dengan Negara lain yang terdapat di Benua Afrika yang masih terbelenggu dengan kemiskinan karena wilayah geografisnya yang sulit. Nigeria sebenarnya Negara yang memiliki sumber Minyak yang melimpah sayangnya masih belum mampu menolong penduduknya dari lingkaran kemiskinan yang selama ini mencekik mereka. Sektor pertanian awalnya mendominasi mata pencarian penduduk yang ada di Negara ini. Penduduk petani di Negara tersebut menggunakan sebagian kecil hasil panen untuk konsumsi pribadi dan sisanya dijadikan komoditas perdagangan sayangnya karena Pemerintahan kolonial mendesak pajak lebih besar mengakibatkan Pemerintah mengambil keputusan untuk menaikkan pajak pertanian yang berujung dengan banyaknya masyarakat petani yang tidak mampu membayar pajak tinggi yang berlaku.

Hingga akhirnya sektor Ekonomi utama yang ada di Nigeria beralih ke sektor tambang. Secara geografis Nigeria memang memiliki sumber minyak yang kayak sehingga peralihan kehidupan Ekonomi dari pertanian ke pertambangan dianggap sebagai keputusan yang bijak. Banyak program pembangunana tambang yang dilakukan untuk mendongkrak kehidupan Ekonomi penduduk Negara tersebut agar membaik bahkan banyak kerjasama dengan investor asing yag dilakukan karena Pemerintah domestik percaya kerjasama dengan investor Asing atau pihak kolonial akan mempermudah perkembangan dan pembangunan Ekonomi di Nigeria. Dari majalah cetak maupun majalah online yang memuat berita Nigeria dijelaskan banyak masalah yang terjadi pada proyek pertambangan yang membuat pembangunan Ekonomi sektor tambang di Negara tersebut tidak berjalan maksimal.

Dari beberapa sumber yang didapatkan dari sbobet link dan forum diskusi online yang akurat serta terpercaya ada beberapa alasan kegagalan perkembangan dan pembangunan Ekonomi yang mengakibatkan tingkat kemiskinan di Nigeria semakin tinggi:

  1. Konflik atnis lokal yang terjadi di Negara tersebut. Banyak Konflik internal antar etnis dimanfaatkan pihak Asing untuk melakukan pembebasan lahan sehingga biaya yang dikeluarkan jauh lebih hemat dibandingkan melakukan transaksi formal. Sayangnya cara yang dipakai pihak Asing justru memberikan kerugian yang besar bagi penduduk lokal pemilik lahan.
  2. Nepotisme kolusi dan kolusi pada proyek pertambangan membuat sektor tambang yang berusaha dikembangkan tidak mampu berjalan lancar dan banyak pekerjaan tambang yang mangkrak karena tidak ada dana.
  3. Terlalu mengandalkan korporasi Asing. Pemerintah Nigeria tidak memfokuskan pengembangan pertambangan untuk kemakmuran penduduk lokal karena pihak asing tidak diberikan syarat untuk mengutamakan pekerja yang berasal dari penduduk Lokal.
  4. Dilupakannya sektor pertanian. Pemerintah bukan hanya menggeser tapi benar-benar mengganti pertanian menjadi pertambangan dengan mengalih gunakan lahan pertanian untuk membangun lahan tambang yang mengakibatkan banyak petani yang kehilangan pekerjaan mereka dan terjebak dalam kemiskinan karena proyek tambang juga tidak menyentuh petani yang kehilangan lahan mereka karena pembangunan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!
Follow by Email
Instagram